*Mutiara Weda*
Yogyakarta, 07/09/2026
*MEYADNYA*: Persembahan Tulus Dalam Kehidupan
*Umat se-Dharma*,
Dalam ajaran Hindu, Yadnya bukan sekadar upacara atau persembahan dalam bentuk materi. Inti Yadnya sebenarnya adalah ketulusan dalam mempersembahkan, dalam melayani, serta dalam menjalankan kewajiban sebagai wujud rasa bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa/ Ida Sanghyang Parama Kawi.
Hakekat Meyadnya sesungguhnya adalah mengajarkan umat Hindu agar tidak hanya berpikir tentang apa yang dapat diterima, tetapi juga menyadari akan apa yang dapat dipersembahkan Kehadapan Ida SangHyang Widhi Wasa / Ida SangHyang Parama Wisesa, kepada sesama, kepada leluhur, para guru, dan alam semesta.
*Oleh karena itu*, Marilah sebagai umat Hindu untuk selalu menjalankan Kewajiban suci dengan Meyadnya sebagai suatu persembahan tanpa terikat akan hasilnya, begitu pula dalam bekerja dan berbuat dengan semangat Yadnya berlandaskan ketulusan hati. *Niscaya*, dengan demikian akan dapat terkenadalinya rasa Ego & dapat Memperbanyak melakukan Pelayanan & rasa Pengabdian menuju Kedamaian lan Keharmonisan hidup nantinya.
( BG III.9)
*Mangku Gede Made Worda N*.
BINROH Hindu TNI AU.
*Paruman Welaka PHDI DIY*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar